Kekurangan bahan pangan yang selama ini dialami telah berhasil diatasi. Bahkan ketika Indonesia mengalami krisis ekonomi, semua sektor ekonomi dihantam krisis, tetapi sektor pertanian dapat bertahan dan menjadi pilar penyangga pertumbuhan ekonomi sehingga cukup banyak orang beralih ke sektor agribisnis.
Sifat dinamis inilah yang terus menerus dipantau perubahannya. Perubahan bersifat progresif akibat kemajuan dalam bidang teknologi pengolahan pangan dan globalisasi perdagangan pangan, adalah sulit diketahui jika tidak dilakukan pengamatan berkelanjutan (surveilans). Komposisi pangan yang ideal adalah 57-68% dari karbohidrat, 10-13% protein
21 Januari 2016. Apakah sejumlah makanan dapat punah, atau apakah ancamannya dilebih-lebihkan? BBC Future menelusuri mitos dan realitas. Awal tahun ini pakar sains memperingatkan bahwa satu dari
Perubahan Iklim Berdampak pada Petani Muda Indonesia, Terutama Gagal Panen yang Besar. Marlan Ifantri Lase (27), seorang petani di Nias, menyebut perubahan iklim telah menyebabkan kemarau
Paceklik adalah musim kekurangan bahan makanan yang biasa terjadi pada musim kemarau panjang atau ketika bencana alam yang menyebabkan gagal panen pada padi. Kekurangan pangan tidak hanya dapat menimbulkan dampak sosial, ekonomi, bahkan dapat mengancam keamanan sosial (Purnawijayanti, 2001). (37) tingkat wilayah adalah produksi pangan pada
Bahan pakan ini biasanya berasal dari ikutan industri agro atau peternakan dan perikanan. Hijauan pakan sebagai pakan utama ternak ruminansia sering mengalami kekurangan terutama di musim kering dengan mutu yang rendah. Selain itu penggunaan lahan untuk tanaman pakan masih bersaing dengan tanaman pangan karena tanaman pakan belum menjadi prioritas.
Dalam pabrik pengolahan pangan, air diperlukan untuk berbagai keperluan misalnya: pencucian, pengupasan umbi atau buah, penentuan kualitas bahan, bahan baku proses, medium pemanasan atau pendingin, pembentukan uap, sterilisasi, melarutkan dan mencuci bahan sisa, perlindungan terhadap kebakaran dan keperluan-keperluan lain (Slamet Sudarmadji, 2003).
KPVnMJx.
musim kekurangan bahan pangan