Berikutini beberapa contoh difusi kebudayaan yang terjadi Indonesia, antara lain: Seni Menulis Yang termasuk dalam difusi pada proses seni budaya ini, contohnya adalah jenis kaligrafi yang ditulis oleh pedagang Arab yang memasuki Indonesia, yang akhirnya ditiru oleh seniman Indonesia dan menghasilkan kaligrafi Arab-Indonesia yang baru dan khas. yangada dengan melihat perkembangan aktual yang terjadi. Visi pembangunan kepariwisataanKabupaten Gresik “Terwujudnya Kabupaten Gresik sebagai Destinasi Wisata Alam dan Budaya Unggulan yang berbasis Ekologi, Masyarakat dan mampu mendorong perkembangan Wilayah”. Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan ekonomi telah Namun perubahan tetap harus berlandaskan nilai Pancasila. Berikut ini contoh perwujudan nilai-nilai Pancasila dalam bidang sosial budaya, yaitu: 1. Gotong royong. Ciri khas bangsa Indonesia salah satunya yaitu selalu menerapkan sikap gotong royong untuk menumbuhkan kerukunan, kekeluargaan, dan sikap tolong menolong dalam kehidupan PemberdayaanMasyarakat Pendidikan Kampung Inggris Pare. Contoh pemberdayaan masyarakat yang teradi di Indonesia dalam arti pendidikan, misalnya saja terdirinya “ Kampung Inggris ” di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Kampung ini sebenarnya adalah desa biasanya pada awal terbentuknya, tidak mengenal sama sekali Bahasa Inggris yang Budayamemiliki dua bentuk utama: kebudayaan non-material dan kebudayaan material. Kebudayaan material. adalah hasil karya, rasa, dan cipta, yang nampak, dapat dirasakan, serta berwujud. Berupa benda, barang, atau alat-alat pengolahan alam. Misalnya bangunan, jalan, rumah, alat komunikasi, dan lain-lain. 1Kasada – Bromo. foto: bbc.co.uk. Upacara Kasada merupakan upacara persembahan sesajen kepada Sang Hyang Widhi yang dilakukan setiap bulan Kasada hari ke-14. Upacara ini merupakan bentuk syukur masyarakat asli Tengger sekaligus sebagai media untuk meminta panen yang melimpah dan kesembuhan untuk segala macam penyakit. StrategiGlobal (Promosi Kesehatan) Menurut WHO, 1984. 1. Advokasi ( Advocacy) Kegiatan yang ditujukan kepada pembuat keputusan (decivision makers) atau penentu kebijakan (policy makers) baik di bidang kesehatan maupun sector lain di luar kesehatan, yang mempunyai pengaruh terhadap public. Tujuannya adalah agar para pembuat keputusan eweVU. Contoh Budaya Lokal di Indonesia – Pengenalan dan pemahaman tentang kebudayaan di Indonesia yang beranekaragaman dapat dilakukan dengan cara melakukan penelitian yang disebut dengan etnografi. Etnografi adalah salah satu penelitian yang kegiatannya mengumpulkan bahan-bahan keterangan yang dilakukan secara sistematis, mengenai cara hidup, serta berbagai kegiatan awal yang berhubungan dengan berbagai unsur kebudayaan yang ada di dalam masyarakat. Dalam artikel ini akan dibahas tentang contoh-contoh kebudayaan lokal yang berada di Indonesia. Indonesia sejak dulu terkenal sebagai negara yang kaya akan budayanya. Keberagaman budaya di Indonesia ini membawa efek positif bagi bangsa kita, salah satuya adalah dapat dijadikan sebagai point wisata yang dapat menarik wisatawan manca negara untuk datang ke Indonesia. Selain itu juga dapat dijadikan sebagai ciri khas bangsa Indonesia di depan negara-negara di dunia. Indonesia ini terdiri dari banyak suku, diantaranya suku yang paling besar adalah Suku Jawa, Suku Sunda, Suku Batak, Suku Banten, Suku Madura, Suku Betawi, Suku Toraja, Suku Miagkabau, Suku Banjar, Suku Bali, Suku Ambon, Suku Banjar dan Suku Sawu. Bentuk dari keberagaman budaya di Indonesia dapat kita lihat pada jenis-jenis kesenian daerah, rumah adat, tradisi, dan keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Berikut ini adalah pengertian dan contoh budaya lokal yang ada di Indonesia, apa saja budaya lokal di daerahmu? Comment dibawah ya! A. Pengertian Budaya dan Kebudayaan Kata “budaya” berasal dari kata budaya, yang merupakan bentuk jamak dari kata buddhi berasal dari bahasa sansekerta yang mempunyai arti budi atau akal. Budi artinya akal pikiran, sedangkan daya mempunyai arti usaha atau ikhtiar. Dalam bahasa Inggris, budaya dikenal dengan istilah culture yang mempunyai arti budaya, yang sebenarnya istilah ini berasal dari kata latin colere, artinya mengolah atau mengerjakan, tanah bertani. Melville J. Herkovits memandang kebudayaan sebagai suatu yang turun-temurun dari satu generasi ke genari, yang disebut dengan superorganik. Menurut Koentjaraningrat dalam bukunya yang berjudul Pengantar Antropologi, kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri dengan cara belajar. B. Pengertian Budaya Lokal dan Budaya Nasional 1. Pengertian budaya lokal2. Pengertian budaya nasional1. Wujud abstrak budaya nasional a. Sistem gagasan b. Bentuk tindakan c. Bentuk hasil karya 2. Wujud konkret budaya nasional a. Cara berbahasa b. Cara Bersikap dan Berperilakuc. Cara berpakaian d. Peralatan hidup 1. Kesenian daeraha. Contoh tarian daerahb. Contoh lagu daerah yang ada di Indonesia c. Contoh alat musik daerah2. Rumah adat di Indonesia3. Pakaian dan Senjata Adat di Indonesia4. Tradisi di Indonesia5. Makanan Khas Daerah6. Budaya lokal di Indonesia Berdasarkan Pola Kegiatan Ekonomi 1. Pengertian budaya lokal Budaya lokal adalah suatu budaya yang perkembangannya di daerah-daerah dan merupakan milik suku bangsa Nusantara. Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang multikultural dalam suku bangsa dan budaya. 2. Pengertian budaya nasional Budaya nasional yaitu suatu kebudayaan yang terbentuk dari keseluruhan budaya lokal yang berkembang dalam kehidupan masyarakat Indonesia dan merupakan hasil serapan dari unsur-unsur budaya asing atau global. Koentjaraningrat juga menyatakan bahwa kebudayaan nasional berfungsi sebagai pemberi identitas kepada suatu bangsa sebagai kontinuitas sejak zaman kejayaan bangsa Indonesia pada masa lampau sampai kebudayaan nasional masa kini. C. Wujud Budaya Nasional 1. Wujud abstrak budaya nasional a. Sistem gagasan Budaya dalam bentuk ini bersifat abstrak, tidak dapat diraba, karena ada dalam pikiran tiap warga penganut budaya yang bersangkutan. Gagasan itulah yang akhirnya menghasilkan berbagai karya manusia berdasarkan nilai-nilai dan cara berpikir serta perilaku mereka. b. Bentuk tindakan Budaya dalam bentuk tindakan bersifat konkret dan dapat dilihat. Contoh pedagang berjualan, petani mencangkul, dll. c. Bentuk hasil karya Budaya dalam bentuk hasil karya bersifat knkret dapat dilihat dan diraba. Misalnya pengrajin rotan membuat hasil karya berupa meja dan kursi rotan, penulis membuat karya sebuah puisi. 2. Wujud konkret budaya nasional a. Cara berbahasa Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat kita menggunakan bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi. Selain secara lisan, juga secara tulisan. Berbagai media massa baik elektronik maupun cetak menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar resmi. Bahasa isyarat juga digunakan dalam kehidupan sehari-hari bagi sebagian orang tertentu. b. Cara Bersikap dan Berperilaku Wujud budaya nasional juga terlihat dari cara bersikap dan berperilaku masyarakat. Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Perilaku merupakan substansi budaya sebagai sistem tindakan. Perbedaan pola sikap dan perilaku pada dasarnya disebabkan oleh perbedaan latar belakang budaya yang berbeda-beda. Perilaku masyarakat Indonesia bersifat religius, kekeluargaan, bergotong royong, ramah tamah, saling menolong, sopan santun dan lain sebagainya. Cara berperilaku tersebut selaras dengan nilai-nilai luhur budayanya, berbeda dengan pola perilaku orang barat yang lebih bersifat individualisme, sekuler atau materialistis yang mencerminkan budaya barat yang bersifat liberal. c. Cara berpakaian Setiap bangsa di dunia ini berbeda-beda dalam cara berpakaian sesuai dengan sistem budayanya. Orang Indonesia mengenakan pakaian yang khusus dan khas ketika mengikuti acara pernikahan atau upacara keagamaan. Pakaian untuk mengikuti kegiatan yang bersifat tradisi dinamakan pakaian adat atau pakaian daerah. d. Peralatan hidup Peralatan hidup pada dasarnya merupakan hasil karya cipta masyarakat Indonesia. Peralatan hidup baik yang bersifat tradisional maupun modern, berupa alat-alat produksi, senjata, makanan, minuman, pakaian, perhiasan serta alat-alat komunikasi dan transportasi semuanya dibuat dan diciptakan oleh manusia. Sampai saat ini peralatan tradisional masih ada dan terus dikembangkan dalam hubungan dengan pembinaan dan pelestarian unsur-unsur budaya nasional. Itulah sebabnya kecenderungan masyarakat Indonesia untuk memproduksi peralatan hidup yang bersifat tradisional terus berkembang. D. Unsur-unsur budaya Berikut ini adalah 7 unsur-unsur budaya yang mana kami mohon maaf tidak dapat kami jelaskan satu persatu, dan hanya kami sebutkan saja religi atau kepercayaankekerabatan dan organisasi sosialmata pencaharianperalatan hidupbahasakesenianpengetahuan 1. Kesenian daerah Di Indonesia kita tercinta anda dapat menemukan berbagai jenis kesenian daerah mulai dari tarian, lagu, alat musik, dan masih banyak lagi. Tujuan diadakannya kesenian ini juga bermacam-macam, seperti sebagai bentuk rasa syukur, menyambut tamu kehormatan, upacara pernikahan, hari besar keagamaan, hiburan atau dengan tujuan yang lainnya. Dan berikut ini adalah contoh-contohnya a. Contoh tarian daerah Tari bali Contoh budaya lokal di Indonesia bisa kita lihat dari tariannya, jumlah tari di Indonesia mencapai ratusan bahkan ribuan. Berikut adalah beberapa contoh tarian daerah yang paling terkenal, jika di daerahmu belum termasuk daftar comment yaa ! Sebagai pengetahuan buat yang lain NoNama TariAsal Daerah1Tari SamanAceh2Tari SeudatiAceh3Tari SukatAceh4Tari ula-ula LembingAceh5MandudaSumatra Utara6TortorSumatra Utara7Serampang Dua BelasSumatra Utara8Tari Kuda-kudaSumatra Utara9Tari RemoJawa Timur10Tari Reog PonorogoJawa Timur11Tari JejerJawa Timur12Tari Jaranan ButoJawa Timur13Tari SerimpiJawa Tengah14GambyongJawa Tengah15BedayaJawa Tengah16Kuda LumpingJawa Tengah17Tari JathilanJawa Tengah18Tari Jaipong Jawa Barat19Tari Topeng Jawa Barat 20Tari Merak Jawa Barat 21Tari WayangJawa Barat 22Tari JangerBali23Tari PendetBali24Tari KecakBali25Tari LegongBali26Tari BarongBali27Tari TopengBali28Tari Serimpi Yogyakarta29Tari Yogyakarta 30Tari Yogyakarta 31Tari Klono Rojo Yogyakarta 32Tari YapongJakarta33Tari SembahJakarta34Tari Japin BetawiJakarta35Tari CokekJakarta36Tari Lenggang NyaiJakarta37Tari PiringSumatra Barat38Tari Dana-DanaGorontalo39Tari SabeGorontalo40Tari MomongKalimantan Barat41Tari Zapin TembungKalimantan Barat42Tari GongKalimantan Timur43Tari Lenso Maluku44Tari Selamat DatangPapua Timur45Tari KipasSulawesi Selatan46Tari Poco-pocoSulawesi Utara47Tari LilinSumatra Barat b. Contoh lagu daerah yang ada di Indonesia Selain dalam jenis tani, kesenian daerah yang merupakan contoh budaya lokal juga bisa berupa lagu-lagu daerah. Berikut ini sudah merangkum beberapa lagu daerah yang paling terkenal, dan mungkin kamu salah satu orang yang pernah menyanyikannya. Iyaa kan? NoNama LaguAsal Daerah1ApusePapua2Ampar-ampar PisangKalimantan Selatan3Gundhul PaculJawa Tengah4Lir-ilirJawa Tengah5Injit-injit SemutJambi6JamuranJawa Tengah7JarananJawa Tengah8Naik-naik Ke Puncak GunungMaluku9Ondel-ondelJakarta10Rek ayo rekJawa Timur11SoleramRiau12Suwe Ora JamuYogyakarta13TokecangJawa Barat14Yamko Rambe YamkoIrian Jaya c. Contoh alat musik daerah Contoh budaya lokal – alat musi – angklung Berikut ini adalah beberapa contoh budaya lokal dalam bentuk alat musik daerah, kamu pernah mencoba alat musik yang mana saja? NoNama Alat MusikAsal Daerah1AngklungJawa Barat2SasandoNTB3SulawesiKolintang4GamelanJawa Tengah5KolintangSulawesi Selatan6TifaMaluku & Papua7SaluangSumatra Barat8GambusRiau9BonangJawa Timur10KecapiSulawesi Barat11GongJawa Barat 2. Rumah adat di Indonesia Di Indonesia terdiri dari banyak jenis rumah adat. Rumah adat ini merupakan bangunan khas suatu daerah. Rumah adat memiliki fungsi yang berbeda-beda setiap daerahnya. Misalkan saja sebagai tempat untuk upacara adat, tempat menyimpang sesuatu dan lain sebagainya. Berikut ini adalah contoh rumah adat beserta dengan asalnya Gadang Minangkabau/Sumatera Barat Limas Sumatra Selatan Joglo Jawa tengah dan jawa timur Kesepuhan Jawa Barat dan Banten Rumah panjang Kalbar dan Kalsel Lamin Kaliman Timur Tongkonan Sulawesi Selatan Honai Papua 3. Pakaian dan Senjata Adat di Indonesia Pakaian adat masing-masing daerah juga berbeda-beda, pakaian adat ini umumnya dipakai pada acara-acara tertentu atau ritual-ritual tertentu. Misal saja dipakai pada saat pernikahan, upacara adat dan acara-acara yang lainnya. Berikut adalah contoh pakaian adat beserta dengan daerah asalnya Baju Inong Aceh Kain Ulos Batak/Sumatra Utara Baju Kurung Minangkabau Kebaya Jawa Baju Bodo Sulawesi Selatan Umumnya pakaian adat dipakai disertai dengan senjatanya, sebagai contohnya adalah sebagai berikut Keris Jawa tengah dan DIY Rencong Aceh Kujang Jawa Barat Golok Jakarta Clurit Jawa timur dan Madura Badik Sulawesi Selatan 4. Tradisi di Indonesia Tradisi adat jawa – Ada beberapa contoh tradisi adat jawa, dan berikut ini adalah contohnya Brokohan, merupakan suatu upacara kelahiran bayi tujuannya sebagau ucapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha upacara pemberian nama pada bayi yang baru berusia 35 hari setelah kelahiran, tujuannya sebagai wujud syukur dan mendoakan si bayi agar diberi kesehatan, dan menjadi pribadi yang sinten, yaitu tradisi adat jawa yang merupakan upacara bagi bayi yang usianya 5 – 6 bulan saat pertama turun ke tanah. Tujuan dari tradisi ini adalah agar si anak menjadi pribadi yang mandiri dan sukses ketika besar yaitu suatu tradisi adat jawa yang merupakan upacara khitanan untuk putri raja yang usianya telah 8 yaitu tradisi adat jawa berupa upacara khitanan untuk putra bangsawan yang usianya sudah 8 yaitu tradisi adat jawa yang merupakan inisiai haidh pertama kali untuk anak perempuan atau gadis. Berikut ini adalah beberapa contoh tradisi yang dilakukan suku-suku di Indonesia a. Suku jawa Mitoni, Tedah siti, ruwatan, kenduri, grebegan b. Suku Sunda Seren taun, ngeuyeuk seureuh upacara adat perkawinan di Jawa Barat c. Suku Tengger/Jawa Timur Kasodo upacara mempersembahkan sesajenn ke kawah Gunung Bromo d. Suku Bali Ngaben, Nelubulanin, Ngutang mayit upacara kematian di Trunyan e. Suku Toraja Rambu solok 5. Makanan Khas Daerah Selain kebudayaan-kebudayaan diatas, suatu daerah juga memiliki makanan khas yang sudah diakui. Berikut adalah contoh budaya lokal dalam bentuk makanan Peyem atau tapai dari BandungGado-gado dari JakartaGudeg dan bakpia dari YogyakartaEmpek-empek dari PalembangRendang dari PadangRujak Cingur dari SurabayaWingko babat dari Semarang. 6. Budaya lokal di Indonesia Berdasarkan Pola Kegiatan Ekonomi 1. Kebudayaan berburu dan peramu Kebudayaan yang seperti ini akan sangat jarang kita temui, mungkin kita bisa menemui di daerah-daerah pedesaan atau di daerah daerah terpencil di Indonesia. Umumnya mereka memburu hewan seperti ayam hutan, babi hutan dan masih banyak lagi. 2. Kebudayaan beternak Macam kebudayaan yang kedua adalah kebudayaan beternak. kelompok kebudayaan peternak atau kebudayaan yang hidupnya berpindah-pindah tempat, kebudayaan ini banyak di jumpai di daerah padang rumput. 3. Kebudayaan berladang Macam macam kebudayaan yang ketiga adalah kebudayaan berladang. Definisi dari kebudayaan ini aadalah kebudayaan yang biasanya hidup di daerah hutan rimba. Mereka akan membersihkan suatu lahan, entah itu dengan menebang pohon atau dengan cara yang lainnya kemudia akan menanam pohon yang mereka inginkan. Setelah mendapatkan hasil dari pohon yang ia tanam sebanyak dua atau tiga kali, kemudian ia tinggalkan dan kembali mencari lahan yang baru untuk ditanami. 4. Kebudayaan nelayan Macam kebudayaan yang ke-empat adalah kebudayaan nelayan. Kelompok kebudayaan nelayan ini hidup di sepanjang pantai. Kebudayaan nelayan ditandai dengan penduduknya yang memiliki kemampuan dalam membuat kapal, memiliki pengetahuan cara cara berlayar di laut dan pembagian kerja nelayan laut. 5. Kebudayaan petani pedesaan Macam kebudayaan yang kelima adalah kebudayaan petani pedesaan. Kelompok kebudayaan petani pedesaan ini merupakan kebudayaan yang paling mendominasi di negara negara dunia. Masyarakat petani ini merupakan kesatuan ekonomi, sosial budaya dan adsminitasi yang besar. Sikap hidup gotong royog mewarnai kebudayaan petani di pedesaan. 6. Kebudayaan masyarakat perkotaan Macam kebudayaan yang ke enam adalah kebudayaan masyarakat perkotaan. Kelompok ini memiliki ciri ciri di mana pusat pemerintahan, sektor perdagangan dan sektor industri masih lemas. 7. Kebudayaan masyarakat metropolitan Macam kebudayaan yang ke tujuh adalah kebudayaan masyarakat metropolitan, kelompok ini mulai mengembangkan suatu sektor perdagangan dan industri yang cukup besar serta adanya aktivitas kehidupan pemerintahan dengan sektor kepegawaian yang luas dan dengan kesibukan politik yang tinggi. Kurang lebih itu adalah beberapa contoh budaya lokal di Indonesia yang harus kita jaga dan kita lestarikan. Budaya lokal tersebut merupakan harta kita yang sangat berharga. 12 Contoh-contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Serta Penjelasannya – Tradisi Potong Jari yang dilakukan oleh Suku Dani menjadi contoh kebudayaan di masyarakat Indonesia. Di mana, mereka melakukan hal tersebut karena, ada anggota keluarga meninggal dunia, sebagai bagian dari kesetiaan. Semakin banyak jumlah anggota keluarga, maka jari akan dipotong juga banyak. Hal ini sudah menjadi bagian dari masyarakat yang tinggal di salah satu kawasan di Lembah Baliem tersebut. Kebudayaan di Masyarakat IndonesiaDaftar IsiKebudayaan di Masyarakat IndonesiaContoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia1. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Debus2. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Kerapan Sapi3. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Merarik4. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Makepung5. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Melasti6. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Tari Saman7. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Pesta Bakar Batu8. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Keboa-Keboan9. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Sadranan10. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Pertunjukan Wayang11. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Tanam Sasi12. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Ondel-Ondel Daftar Isi Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia 1. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Debus 2. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Kerapan Sapi 3. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Merarik 4. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Makepung 5. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Melasti 6. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Tari Saman 7. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Pesta Bakar Batu 8. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Keboa-Keboan 9. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Sadranan 10. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Pertunjukan Wayang 11. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Tanam Sasi 12. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Ondel-Ondel eyestetix Seperti diketahui, bahwa Ibu Pertiwi mempunyai berbagai suku dengan keberagaman tradisi. Tidak semuanya menyedihkan, ada senangnya juga seperti, makan dan doa bersama, mengendarai sapi, serta sebuah drama penculikan. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Semua tradisi ini merupakan warisan turun-temurun yang sudah tercipta dari beberapa generasi. Keberadaannya, selalu dilestarikan karena bagian dari sebuah identitas suku tersebut. Sekaligus, menggerakkan roda perekonomian warga. Seperti diketahui bahwa, beberapa daerah sudah menghadirkan sektor Pariwisata sebagai usaha mendapatkan pendapatan. Bukan hanya alam dan wisata buatan saja yang gencar dijadikan promosi dan daya tarik setiap daerah. Tetapi, tradisi dan budaya unik, menarik, dan punya filosofi tinggi juga terus dikembangkan. Karena, wisatawan menyukai hal seperti ini terutama, mancanegara. berikut contoh kebudayaan di lingkungan masyarakat dari berbagai daerah. 1. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Debus Kesenian Debus berasal dari Banten yang penamaannya berasal dari Bahasa Arab. Diman artinya sendiri adalah senjata tajam, bentuknya runcing dan bahan pembuatannya adalah besi. Mulai diperkenalkan pada abad 16. Ketika, Agama Islam pertama kali masuk Indonesia sebagai sara dakwah, agar masyarakat mau mengikuti ajaran tersebut. Pertunjukan aksi bela diri, biasanya diiringi dengan pembaca sebuah doa, memohon keselamatan pada Allah. Perlu diperhatikan, dalam menjalankan atraksi ini tidak boleh sembarang orang. Tetapi, mereka yang sudah menjalankan ritual khusus seperti dilarang bersenggama, mencuri, minum alkohol, berpuasa, dan sholat. Kesenian ini terlahir dari kepercayaan masyarakat Banten pada waktu itu mengenai animisme dan dinamisme. Oleh karena itu, para wali mencoba mengubah kebiasaan tersebut dengan sebuah pertunjukan kesenian debus. 2. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Kerapan Sapi Setelah dari Banten langsung beralih ke Madura. Di mana, kawasan penghasil garam tersebut mempunyai tradisi seru dan menyenangkan yaitu Kerapan Sapi. Biasa digelar setiap satu tahun sekali. Biasanya diselenggarakan pada bulan Agustus atau September hingga laga final di bulan Oktober. Tradisi ini merupakan sebuah lomba di mana, Sapi sebagai hewan untuk menarik kereta yang terbuat dari kayu. Trek pacuannya berjarak kurang lebih 100 meter. Menariknya, perlombaan tersebut juga akan mengangkat nama pemiliknya bila bisa jadi juara. Tidak heran, bila mereka menyiapkan hewan jagoannya sebelum bertanding. Dengan melatih dan merawatnya, diberi makanan bergizi. Bahkan, untuk makanannya saja bisa menghabiskan uang hingga Rp4 juta. Sebelum perlombaan dimulai, hewan tersebut akan di arak dan diiringi musik gamelan Madura. 3. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Merarik Merarik menjadi salah satu tradisi khas Suku Sasak, Lombok. Di mana sebelum pernikahan berlangsung, ada sebuah drama harus dilakukan terlebih dulu. Mempelai wanita wajib untuk melakukan pelarian sebelum dijadikan sebagai istri. Pada prosesnya, biasanya keduanya sudah berjanji bertemu di suatu tempat. Kemudian, pihak pria dan keluarga akan membawanya pulang selama tiga hari. Kemudian, tokoh masyarakat sekitar akan datang ke rumah wanita. Memberitahukan soal pelarian itu. Contoh kebudayaan daerah ini dilanjutkan dengan pembahasan pisuke, yaitu uang untuk biaya syukuran. Bila sudah disepakati oleh kedua belah pihak, akad bisa dilakukan. Kemudian, pihak laki-laki akan memberikan seserahan kepada pihak perempuan. Hanya saja, beberapa waktu terakhir, budaya tersebut sering disalah gunakan. Sebagai upaya menikahi anak-anak, walau saat ini sudah dihentikan praktik tersebut. 4. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Makepung Bila di Madura ada namanya Kerapan Sapi. Maka, saat pergi ke Pulau Bali kamu bisa menikmati lomba balap kerbau atau yang disebut dengan makepung. Awal mula hanya sebagai permainan saja. Sambil membajak sawah, jadi aktivitas tersebut terasa sangat menyenangkan. Tetapi, seiring perkembangan waktu, akhirnya penduduk sekitar mengubahnya menjadi sebuah kegiatan wajib. Konon katanya sudah dilakukan sejak tahun 1925. Contoh budaya tradisional ini rutin diadakan setiap satu tahun sekali. Diikuti oleh banyak peserta dari berbagai kalangan. Pelaksanaannya di Bulan Juni sampai Oktober dan biasanya diadakan pada hari Minggu. Disarankan bagi kamu yang ingin melihatnya, usahakan datang pagi. Peminat Makepung sangat banyak jadi, datang jam 7 pagi membuat kesempatan mendapatkan kursi terbaik untuk melihat sangat besar. 5. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Melasti Masih berada di Bali di mana, kamu bisa melihat contoh kebudayaan di Indonesia lainnya yaitu upacara Melasti. Merupakan kegiatan sakral yang dilakukan untuk proses menyucikan diri. Bisa dilakukan di mana saja. Biasanya dilakukan beberapa hari sebelum Hari Nyepi. Tata pelaksanaannya biasanya dilakukan di Pantai Melasti. Banyak warga memakai pakaian putih akan datang berbondong-bondong dan membawa niskala, berupa sebuah patung untuk dibersihkan. Tujuan utama, upacara ini adalah menyucikan diri sendiri dan meminta kekuatan pada Tuhan. Agar mampu menjalankan ibadah di hari Nyepi dengan khikmad. Sehingga, tercipta kesempurnaan sesuai ajarannya. 6. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Tari Saman Aceh terkenal dengan sebutan Serambi Makkah yang mempunyai hukum Islam paling kuat di Indonesia. Tidak heran bila tradisinya adalah tari Saman yang sudah mendunia. Berasal dari dataran tinggi Gayo. Pada abad ke 17, Syeksh Mohammad As-Saman menggunakannya sebagai bagian dari dakwah. Beliau adalah seorang guru tasawuf kelahiran Madinah. Banyak murid mengaku senang dengan gaya belajarnya. Hingga akhirnya, beliau meminta seluruh muridnya untuk melakukan ratib saman. Contoh kebudayaan tradisional ini terdengar memadukan gerakan tari dengan lantunan syair melayu kuno yang menyebut nama Allah. Pada perkembangannya, Tari Salman tidak lagi berisi pujian kepada nabi. tetapi, ke tokoh yang sudah berjasa merebut kemerdekaan. Daya tarik kesenian ini ada pada olah tubuhnya sangat menawan. 7. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Pesta Bakar Batu Bukan hanya tradisi potong jari saja. Papua juga punya beberapa kebiasan lain yang menarik untuk dinikmati. Salah satunya adalah pesta Bakar Batu. Mereka melakukan ini sebagai wujud rasa syukur. Walaupun awalnya dilakukan secara iseng. Tetapi, perkembangannya terus dilestarikan terutama oleh masyarakat suku pendalaman. Ritual tersebut biasanya membakar batu terlebih dulu sampai panas. Lalu, digunakan sebagai tempat untuk membakar babi. Hanya saja, saat ini daging yang digunakan bukan hanya Babi, melainkan daging ayam. Maklum saja, islam juga sudah masuk ke Papua. Inilah bentuk toleransi yang dilakukan oleh penduduk sekitar. 8. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Keboa-Keboan Beralih ke Pulau Jawa, khususnya di wilayah Banyuwangi. Dalam pelaksanaannya, kamu bisa melihat beberapa manusia menjadi kerbau jadi-jadian. Hal ini terus dilakukan oleh seluruh masyarakat Suku Osing. Terutama di wilayah Desa Alasmalang. Awal mula terjadinya tradisi tersebut dari Mbah Kanti yang mendapatkan wangsit untuk melakukan ritual tolak bala. Hingga akhirnya ritual ini dilakukan dan memuja Dewi Sri. Demi meminta keselamatan, karena sebelum upacara dilakukan, seluruh sawah penduduk terkena hama. tetapi, setelah kebo-keboan dilakukan, seluruh hama langsung pergi menghilang. kepercayaan ini terus ada sampai sekarang. Tidak heran bila kegiatan tersebut digelar setiap satu tahun sekali. Bersamaan dengan acara bersih desa. Seluruh penduduk meyakini dengan Kebo-Keboan mereka dan seluruh makhluk hidup akan selamar. 9. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Sadranan Tradisi Sadranan sering dilakukan beberapa hari menjelang Bulan Ramadhan. Di mana, seluruh masyarakat akan berkunjung ke makam untuk berziarah. Sekaligus, membersihkannya. Hal ini bertujuan menghormati arwah leluhur. Beberapa kawasan, juga memanfaatkan momen ini sebagai ajang berkumpul sesama keluarga. jadi, setelah selesai melakukan berbagai kegiatan di makam. Mereka saling berkunjung dan memaafkan, hampir mirip Idul Fitri. Tidak heran bila suasananya sangat meriah. Dalam acara pelaksanaannya masing-masing daerah berbeda. Ada melakukannya sendiri-sendiri. Tetapi, tidak sedikit yang melakukannya secara bersama-sama seluruh warga, dan melakukan doa bersama di makam. Ritual seperti ini bisa ditemukan di berbagai kawasan Pulau Jawa khususnya Jawa Tengah. Beberapa kawasan seperti lereng Gunung Merapi Merbabu sudah menyiapkan tenong. makanan kecil untuk disantap warga. 10. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Pertunjukan Wayang Pertunjukan Wayang Kulit menjadi salah satu tradisi yang tidak boleh lupa atau dihilangkan. Sebelum menjadi hiburan rakyat, kesenian ini berkembang di kalangan Keraton khususnya Pulau Jawa. Menariknya, dari kesenian ini adalah seluruh ceritanya diambil dari beberapa kitab yaitu Ramayana atau Mahabharata yang sudah terkenal dengan tokoh Pandawa. Banyak hikmah dan pelajaran dapat dipetik dari pertunjukan tersebut. Bahan pembuatannya sendiri terbuat dari kulit kerbau. Dalam pertunjukannya selalu diiringi oleh musik gamelan. Keseruan terjadi, bila adegannya sudah dalam pertarungan. Menariknya, Pulau Jawa mempunyai banyak jenis. Paling membanggakan adalah kesenian tradisional tersebut sudah diakui oleh UNESCO pada tahun 2003. Dengan begini, sudah sepantasnya untuk dijaga dan dipentaskan baik secara offline dan online. 11. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Tanam Sasi Tanam Sasi menjadi salah satu bentuk tradisi yang menarik untuk dinikmati. Dilakukan oleh Suku Marind mendiami Kabupaten Merauke, Papua. Merupakan rangkaian upacara kematian. Di mana, kayu menjadi media utamanya. Makna yang terkandung dalam tradisi ini adalah adanya kehadiran roh nenek moyang. Serta melihat suasana hati dari penduduk sedang bersedih karena, ditinggal oleh anggota keluarga. Dalam rangkaian acaranya, kamu dapat melihat tarian Gatsi dan pesta tusuk telinga. Diiringi oleh alat musi tradisional berupa Tifa. Seluruh rangkaian tersebut menunjukkan Suku Marind masih menjunjung tinggi budaya tersebut. 12. Contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Ondel-Ondel Siapa yang tidak kenal dengan Ondel-Ondel. Kesenian asal Suku Betawi ini memang menarik untuk dinikmati. Bukan hanya sebagai pertunjukan kesenian saja, tetapi sudah jadi ikon wisata kota Jakarta. Dalam sejarahnya, pertunjukan ini pertama kali hadir pada tahun 1600 yang dijelaskan melalui tulisan seorang pedagang bernama Bahan pembuatan Ondel-Ondel sendiri terbuat dari bambu, dihiasi berbagai perhiasan. Untuk menggerakkannya, perlu satu orang masuk kedalamnya. Biasanya, dilakukan oleh laki-laki, karena saat dimainkan cukup berat jadi, butuh tenaga ekstra. Tingginya sendiri mencapai 2,5 meter serta lebar 80 cm. Beratnya mencapai 25 kilogram, bukan hanya sekedar digunakan sebagai pertunjukan seni saja. Tradisi tersebut juga punya makna, di mana menjadi seorang laki-laki harus gagah berani dalam membela kebenaran. Sementara, untuk topeng perempuan mempunyai arti dalam menjaga kesucian dirinya. Serta tidak tergoda oleh duniawi. Wujudnya sendiri beragam ada biasa, menakutkan karena perwujudan dari setan. Masih banyak lagi sebenarnya tradisi negeri ini bisa dinikmati. Seperti, kenduren yang merupakan contoh kebudayaan di masyarakat Indonesia, di mana mereka mengundang warga untuk melakukan doa bersama. Klik dan dapatkan info kost di dekatmu Kost Jogja Harga Murah Kost Jakarta Harga Murah Kost Bandung Harga Murah Kost Denpasar Bali Harga Murah Kost Surabaya Harga Murah Kost Semarang Harga Murah Kost Malang Harga Murah Kost Solo Harga Murah Kost Bekasi Harga Murah Kost Medan Harga Murah Jawaban 1. Setiap anggota masyarakat bertindak adil dan rasional2. Pembudayaan yaitu dengan cara memperlihatkan budaya kita kepada orang asing bule3. Setiap pelaku ekonomi mempunyai kemampuan produktivitas4. Setiap anggota masyarakat sebagai pelaku ekonomi berperan dalam kegiatan ekonomi pembangunan.Semoga membantu... Contoh-Contoh Masyarakat Multikultural dalam Kehidupan Sehari-hari — Apabila menelusuri makna multikultural di Kamus Besar Bahasa Indonesia daring, maka kamu akan menjumpai makna sebagai sesuatu yang bersifat dengan keberagaman budaya. Pertanyaannya, dapatkah kamu menyebutkan apa saja contoh-contoh masyarakat multikultural dalam kehidupan sehari-hari tersebut? Jika belum tahu, maka kamu bisa mengecek bahasan contoh masyarakat multikultural di artikel terbaru Mamikos berikut. Mengenal Contoh Masyarakat Multikultural di Kehidupan Sehari-hariDaftar IsiMengenal Contoh Masyarakat Multikultural di Kehidupan Sehari-hariPenjelasan Masyarakat Multikultural yang Perlu DipahamiWujud atau Bentuk Multikultural di Tengah MasyarakatMemahami Ciri-ciri Masyarakat MultikulturalContoh Multikultural dalam Kehidupan Sehari-hari Daftar Isi Mengenal Contoh Masyarakat Multikultural di Kehidupan Sehari-hari Penjelasan Masyarakat Multikultural yang Perlu Dipahami Wujud atau Bentuk Multikultural di Tengah Masyarakat Memahami Ciri-ciri Masyarakat Multikultural Contoh Multikultural dalam Kehidupan Sehari-hari Megno Dalam kehidupan sehari-hari ada perwujudan dan contoh masyarakat multikultural yang bisa dengan mudah kamu jumpai. Apabila kamu ingin tahu bentuk dan contoh-contoh masyarakat multikultural tersebut, maka kamu bisa menyimak penjelasan secara saksama di artikel Mamikos ini sampai selesai. Sebelum masuk dan menyimak lebih lanjut apa saja contoh-contoh masyarakat multikultural tersebut, Mamikos sudah merangkum penjelasan mengenai apa yang dimaksud masyarakat multikultural sebagaimana penjelasan berikut. Penjelasan Masyarakat Multikultural yang Perlu Dipahami Sebagai sebuah negara yang kaya akan keberagaman, Indonesia memiliki beragam ras, suku, budaya, dan agama. Hal tersebut juga dikenal sebagai masyarakat multikultural atau masyarakat majemuk. John Sydenham Furnivall adalah orang pertama yang memperkenalkan istilah masyarakat majemuk atau yang lebih dikenal sebagai masyarakat multikultural. Furnivall merupakan seorang penulis yang lahir di Britania Raya dan menghabiskan karirnya dengan bekerja di Burma. Kemudian Furnivall lebih dikenal sebagai salah satu sejarawan terkemuka di Asia Tenggara terutama di Burma dan Hindia Belanda. Berdasarkan pendapat Furnivall, masyarakat majemuk atau masyarakat multikultural adalah suatu masyarakat yang terdiri atas dua atau lebih elemen yang hidup sendiri-sendiri tanpa pembauran satu sama lain. Pendapat berbeda diungkapkan oleh Liliweri, yang adalah Dosen Pengajar Indonesia. Liliweri menyatakan bahwa masyarakat multikultural merupakan suatu masyarakat yang struktur penduduknya terdiri atas beragam etnik. Keragaman tersebut kemudian menjadi sumber keragaman kebudayaan atau subkultur dari masing-masing etnik yang ada. Dalam konsep multikultural juga dijelaskan tentang kehadiran dan daya tahan sekelompok orang dari beragam ras dan etnik minoritas yang mendefinisikan diri mereka secara berbeda-beda dengan orang lain. Baik yang yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari atau yang memang sudah hidup berdampingan bersama mereka. Multikultural adalah Tentang Keragaman Dari definisi yang sudah dipaparkan di atas maka dapat disimpulkan bahwa masyarakat multikultural/majemuk merupakan masyarakat yang memiliki banyak budaya, banyak suku bangsa, banyak bahasa dan aneka ragam adat istiadat dalam suatu tatanan kesatuan sosial maupun politik. Ada juga yang menyatakan bahwa multikulturalisme merupakan sebuah paham yang meyakini adanya keberagam suku dan budaya dalam suatu kelompok dalam masyarakat. Multikulturalisme jadi sebuah istilah yang dipakai untuk menjelaskan suatu keberagaman budaya di dunia yang menyangkut kehidupan baik sosial maupun politik. Multikulturalisme ini berkaitan juga dengan pandangan seseorang. Maksudnya, konsep keberagaman yang dipaparkan dalam multikulturalisme akan berkaitan erat dengan cara pandang seseorang dalam menyikapi sebuah perbedaan baik secara suku dan budaya di lingkungan. Wujud atau Bentuk Multikultural di Tengah Masyarakat Konsep multikultural pada dasarnya merupakan sebuah ide untuk mengatur perbedaan dengan mengakui hal-hal yang berbeda dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari. Setidaknya terdapat beberapa bentuk multikulturalisme di masyarakat yang bisa dengan mudah kamu pahami, antara lain adalah a. Multikulturalisme isolasionis Artinya Sebuah masyarakat yang menerima keragaman, namun akan tetap mempertahankan kebudayaan asli mereka sendiri. b. Multikulturalisme akomodatif Artinya Sebuah masyarakat mayoritas yang memberi ruang kepada kaum minoritas untuk mempertahankan juga mengembangkan kebudayaan yang mereka miliki. c. Multikulturalisme otonomi Artinya Sebuah masyarakat kelompok yang berupaya untuk mempertahankan cara hidup yang sama seperti kelompok dominan di daerah tertentu. d. Multikulturalisme kritikal Artinya Sebuah kelompok mayoritas yang memaksakan budaya yang mereka punya kepada kelompok minoritas di daerah tertentu. e. Multikulturalisme kosmopolitan Artinya Sebuah masyarakat kelompok yang menghapuskan batas budaya untuk menciptakan “masyarakat baru”, di mana mereka tidak akan terikat lagi pada kebudayaan lain atau kebudayaan lama. Memahami Ciri-ciri Masyarakat Multikultural Ada sejumlah ciri-ciri yang bisa dengan gampang kamu kenali dari sebuah masyarakat multikultural. Penjelasan mengenai apa saja ciri dari masyarakat multikultural tersebut antara lain adalah Masyarakat yang terintegrasi ke dalam kelompok-kelompok sosial yang mempunyai ciri khas budaya yang berbeda antara satu sama lainnya. Berbagai lembaga sosial yang saling tergantung satu sama lain karena adanya tingkat perbedaan budaya yang tinggi atau cukup mencolok. Kurang mengembangkan konsensus pemufakatan bersama di antara anggota masyarakat di suatu daerah. Dapat bersatu padu melalui waktu yang lambat. Cenderung terjadi sebuah konflik lebih besar di antara kelompok satu dengan yang lain karena adanya keragaman/perbedaan. Integrasi sosial dapat tumbuh di antara kelompok sosial yang satu dengan yang lain. Memiliki norma yang sudah disepakati bersama-sama. Terdapat kekuasaan politik oleh suatu kelompok atas kelompok yang lain misalnya kaum/kelompok mayoritas pada minoritas/dominasi kelompok. Masyarakat multikultural juga dapat disebut sebagai suatu masyarakat yang menghargai adanya perbedaan satu sama lain atau keragaman dengan kelompok masyarakat lain di suatu daerah. Contoh Multikultural dalam Kehidupan Sehari-hari Kamu pasti sudah tak sabar juga ingin segera tahu apa saja contoh-contoh masyarakat multikultural yang bisa kamu temui dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini sudah Mamikos rangkum penjelasan lengkap dari contoh masyarakat multikultural tersebut untuk dapat kamu baca dengan saksama. Tidak menyindir orang lain yang memiliki perbedaan suku, budaya atau agama. Menghargai setiap orang yang sedang beribadah sesuai agama maupun kepercayaannya. Menghormati pendapat, pemikiran, serta pendirian orang lain yang berbeda dengan kita. Tidak memberi komentar dengan nada rasis kepada kelompok masyarakat tertentu yang ada di lingkungan sekitar. Menjaga persatuan dan kesatuan di antara semua masyarakat tanpa membedakan. Bertoleransi dalam kehidupan beragama di dalam masyarakat untuk mempererat hubungan dan kesatuan sebagai warga negara. Tak ragu berbaur antara satu dengan yang lain tanpa mempedulikan latar belakang dari orang-orang, apakah memiliki satu visi dan misi dengan kita atau tidak. Mengadakan kegiatan gotong royong setiap akhir pekan untuk menjaga kebersihan, kelestarian lingkungan dan memelihara hubungan baik dengan sesama. Menghadiri undangan berkunjung dengan senang hati saat teman yang berbeda agama merayakan hari raya atau hari besar keagamaan mereka. Memberikan kebebasan bagi mereka yang beragama, bersuku, beradat istiadat lain dengan kita. Tidak dengan sengaja/tidak sengaja menyinggung ciri khas ras atau golongan tertentu. Sebab masing-masing golongan memiliki ciri khas dari kearifan lokal dan aset budayanya, yang menjadikan Indonesia sebagai negara multikultural yang cukup besar. Bahasan mengenai contoh-contoh masyarakat multikultural dalam kehidupan sehari-hari seperti penjelasan di atas harus berakhir sampai di sini. Mamikos harap apa yang telah kamu baca dan simak pada bahasan contoh-contoh masyarakat multikultural dalam kehidupan sehari-hari di atas dapat menambah wawasan umum yang bermanfaat. Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu Kost Dekat UGM Jogja Kost Dekat UNPAD Jatinangor Kost Dekat UNDIP Semarang Kost Dekat UI Depok Kost Dekat UB Malang Kost Dekat Unnes Semarang Kost Dekat UMY Jogja Kost Dekat UNY Jogja Kost Dekat UNS Solo Kost Dekat ITB Bandung Kost Dekat UMS Solo Kost Dekat ITS Surabaya Kost Dekat Unesa Surabaya Kost Dekat UNAIR Surabaya Kost Dekat UIN Jakarta Ilustrasi Ngaben atau upacara pembakaran jenazah dari Bali sebagai kegiatan adat di Indonesia. Sumber KumparanSebagai negara yang kaya akan keberagaman budaya, maka Indonesia tentu memiliki keberagaman dari segi tradisi, ataupun upacara adat dari setiap daerah dati Sabang hingga Merauke. Kegiatan adat di Indonesia tersebut juga pada dasarnya dilakukan oleh masyarakat dari kebudayaan tertentu dengan tujuan yang berbeda-beda. Misalnya saja dilakukan sebagai bentuk ritual pernikahan, ritual kematian ataupun hal lain yang sesuai dengan adat istiadat yang dengan namanya, maka kegiatan adat di Indonesia atau ritual adat tersebut dilakukan oleh sekelompok orang secara turun temurun untuk memenuhi nilai-nilai adat yang diyakini oleh kebudayaan tertentu. Secara umum, upacara adat tersebut bertujuan untuk menjaga tradisi dari sebuah kebudayaan ataupun sebagai bagian dari ritual aats kepercayaan Ruwatan atau upacara penyucian khas Jawa Tengah sebagai kegiatan adat di Indonesia. Sumber Kumparan7 Contoh Kegiatan Adat di IndonesiaUntuk menambah wawasan masyarakat tentang keberagaman budaya nusantara, maka berikut adalah 7 contoh kegiatan adat di Indonesia yang perlu kita kenal, lengkap dengan tujuan pelaksanaannya di beberapa daerah di tanah Ngaben, merupakan salah satu kegiatan adat di Indonesia yang cukup populer. Dikutip dari buku Be Smart Ilmu Pengetahuan Sosial, Mila Saraswati, dkk. 2008 77, ngaben adalah upacara pembakaran mayat dalam kepercayaan agama Hindu yang berasal dari wilayah Bali. Umumnya saat pembakaran tersebut, sejumlah barang berharga milik jenazah juga akan turut di bakar sebagai salah satu syarat Ngeuyeuk Seureuh dan Saweran, merupakan tradisi dari kebudayaan Jawa Barat. Upacara adat tersebut biasa dilakukan dalam rangkaian perkawinan, dimana akan banyak nasihat-nasihat yang diberikan kepada calon adalah upacara adat yang berasal dari kebudayaan Betawi di wilayah DKI Jakarta. Upacara ini dilakukan masyarakat apabila terdapat ibu yang baru saja melahirkan. Tujuan upacara mapas ialah untuk menyambut kegembiraan atas kelahiran bayi dengan cara memberikan sayur papasan bagi ibu agar kelak sang ibu dan bayi selalu diberi adalah upacara adat dari Jawa Tengah. Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan adat tersebut ialah untuk meruwat atau menyucikan seseorang dari segala kesialan dan nasib buruk agar selamat menjalani Dango, merupakan upacara adat asal Kalimantan Barat yang dilakukan oleh masyarakat Dayak sebagai ungkapan rasa syukur kepada Nek Jubata sang pencipta atas perolehan hasil panen yang Abdau, merupakan upacaya adat yang dilakukan untuk menyambut Idul Adha di daerah Maluku Utara. Biasanya masyarakat akan menantarkan hewan kurban kepada mereka yang membutuhkan guna mempererat hubungan antar masyarakatPesta Bakar Batu, merupakan salah satu upacara adat yang biasa dilakukan oleh masyarakat Papua sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus sebagai sarana bersilaturahmi dengan cara membakar babi dan menyantapnya 7 contoh kegiatan adat di Indonesia yang perlu diketahui oleh masyarakat guna mengenal keberagaman budaya dan tradisi di bumi nusantara. HAI

sebutkan contoh kegiatan mengembangkan kebudayaan yang ada di dalam masyarakat