Ayat Alkitab » 21 Ayat Alkitab Tentang Semua Indah Pada Waktunya. 21 Ayat Alkitab Tentang Semua Indah Pada Waktunya. 14 Juli 2022 oleh Abu Ubaidillah. Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Pengkhotbah 3:1. Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada Segalasesuatu ada waktunya Ada waktu lahir ada waktu mati, ada waktu menangis ada waktu tertawa, ada waktu untung dan rugi. Semua ada waktunya yang terkadang terjadi tanpa diduga-duga. Hal yang membahagiakan bisa datang tiba-tiba dan sebaliknya dukacita juga bisa datang tiba-tiba. Pengkhotbah3:1-15. Konteks. Untuk segala sesuatu ada waktunya. 3:1 Untuk segala sesuatu ada masanya, g untuk apapun di bawah langit ada waktunya 1 . 3:2 Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut h yang ditanam; 3:3 ada waktu untuk membunuh, i ada waktu untuk menyembuhkan; ada waktu 5Ayat Al-Quran tentang Takdir Manusia, Tercatat di Lauh Mahfudz. Allah SWT telah menetapkan takdir setiap manusia dan makhluk-Nya yang diciptakan di muka bumi ini. Allah SWT pun menyimpannya dalam Ummul Kitab atau Lauh Mahfudz, sebagaimana firman-Nya: "Allah menghapus dan menetapkan apa yang Dia kehendaki. Dan di sisi-Nya terdapat Ummul-Kitab Wiridagar Mendapatkan Husnul Khatimah. Banyak orang berusaha keras mencari hidup yang baik. Tentu ini penting. Namun, ada yang lebih penting lagi, yakni berupaya agar ia kelak juga meninggal dunia dalam keadaan baik pula. Yang terakhir ini sering tenggelam oleh yang pertama meskipun husnul khatimah (akhir kematian yang baik) menjadi kunci FirmanTuhan Hari ini mengenai segala sesuatu ada waktunya. Sharing firman Tuhan ini terinspirasi dari hal-hal yang terjadi di sekitar kita. Semoga video sha 77 Lihatlah orang yang lebih miskin daripada kita, lihat pula orang yang lebih berprestasi dari kita; 78. Ambilah pelajaran dari pengalaman orang-orang arif dan bijaksana; 79. Sediakan waktu untuk merenung apa-apa yang sudah dilakukan; 80. Jangan sedih karena miskin dan jangan sombong karena kaya; 81. JtrH. - Kehidupan di era modern telah dihiasi dengan berbagai kecanggihan teknologi yang memudahkan kehidupan. Semakin maju teknologi, ternyata tidak serta merta membuat kehidupan sehari-hari semakin berkualitas. Sebaliknya, kehidupan manusia justru semakin terlihat individualis, rakus, tamak, hingga tak peduli dengan orang lain. Potret manusia modern ini terlihat ironis, mengingat manusia merupakan makhluk sosial yang tak bisa hidup sendirian. Fenomena tersebut menjadi inspirasi bagi seorang ilustrator asal Rusia. Ia membuat karya sebagai kritik terhadap kondisi masyarakat modern. Ilustrator bernama Anton Gudim itu membuat ilustrasi yang gambarnya menyindir kehidupan kita sehari-hari, mulai dari cara beraktivitas hingga cara berkomunikasi dengan orang lain. Seperi apa? Yuk simak 15 ilustrasi yang menyindir kehidupan sehari-hari yang dihimpun dari akun Instagram gudim_public, Rabu 26/6 berikut ini. 1. Ilustrasi ini menyindir kebanyakan orang yang terlalu memforsir diri untuk terus bekerja. Seolah kita dilahirkan untuk bekerja. 2. Kini, banyak orang yang ingin terkenal kemudian narsis dengan kameranya sendiri. 3. Ilustrasi ini menohok banget. Manusia di era sekarang seolah tak bisa hidup tanpa gadget. 4. Membuang sampah sembarangan sudah seperti hal yang biasa dan wajar. 5. Tak sedikit orang-orang yang tak sempat berlibur hanya karena sibuk bekerja. 6. Ketika ada sesuatu yang menarik, hal yang pertama dilakukan adalah mengambil foto. 7. Masih banyak orang yang terjebak dalam mimpi tanpa berusaha mewujudkannya. 8. Orang-orang rela melakukan apa saja untuk mendapatkan foto yang bagus. 9. Banyak yang ingin menunjukkan terlihat bahagia di media sosial padahal hanya pencitraan. 10. Terlihat sukses di media sosial tapi sejatinya bukan apa-apa di dunia nyata. 11. Tak sedikit orang yang menghalalkan segara cara untuk meraih keuntungan pribadi 12. Di luar terlihat bahagia, namun sebenarnya merasakan kesepian di dunia nyata. 13. Tak sedikit orang yang malu ketika tidak memiliki pasangan. 14. Kehadiran teknologi justru menjauhkan yang dekat. 15. Apa yang terlihat dalam foto belum tentu sesuai dengan apa yang kita simpulkan. brl/vin Recommended By Editor 5 Ilustrasi ayah di film Disney digambar mirip manusia, keren 9 Ilustrasi kartun ini gambarkan Keanu Reeves jadi pangeran Disney 9 Ilustrasi andai superhero jadi bintang iklan ini kocak banget Ilustrasi alasan rumah SpongeBob susah ketemu di dunia nyata, kocak 11 Ilustrasi ini gambarkan karakter film saat belanja di supermarket Segala Sesuatu Ada Waktunya Ada orang yang lulus kuliah pada usia 22 tahun dan menunggu 5 tahun untuk mendapatkan pekerjaan tetap, ada orang yang lulus pada usia 27 tahun dan langsung bekerja. Ada orang yang menikah pada usia 35 tahun dan langsung dikaruniakan anak, ada orang yang menikah pada usia 25 tahun dan menunggu 10 tahun untuk memiliki anak. Ada orang yang sukses menjadi CEO perusahaan pada usia 25 tahun dan meninggal pada usia 50 tahun, ada orang yang menjadi CEO pada usia 50 tahun dan hidup hingga usia 90 tahun. Setiap orang punya jalur lintasannya sendiri dan punya waktunya masing-masing. Kita semua berada di zona waktu kita masing-masing, semua punya waktunya masing-masing untuk menabur dan menuai. Tidak ada yang terlambat atau lebih cepat. Seseorang bisa mencapai banyak hal dengan kecepatan tertentu dalam waktu yang singkat. Sementara orang lain perlu kecepatan dan waktu yang lebih panjang untuk sampai di sana. Jangan iri atau mengejek karena ketidaksesuaian irama kita dengan orang lain. Karena kita punya waktu sendiri, orang lain juga punya waktunya sendiri, dan Tuhan punya rencana berbeda untuk masing-masing orang. Dalam kitab Pengkhotbah dituliskan bahwa untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya Pengkhotbah 31. Tuhan merancang hidup kita dengan rentang waktu yang sudah ditentukan. Kapan kita dilahirkan, kapan kita menyelesaikan sekolah, mulai bekerja, menemukan pasangan hidup, punya anak, dan seterusnya sampai kapan kita meninggal. Tidak perlu khawatir, karena semua itu ada di bawah kendali tangan Tuhan. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya dan memberi kita harapan dan masa depan. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir. Pengkhotbah 311 Artikel Lainnya Post navigation Tuntunan Tuhan bulan November – Rev. Nehemia Lolowang SEGALA SESUATU ADA WAKTUNYA PKH 3 1 – 15 PENGKOTBAH 3 1 – 11 Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam ; ada waktu untuk membunuh, ada waktu untuk menyembuhkan; ada waktu untuk merombak, ada waktu untuk membangun; ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari; ada waktu untuk membuang batu, ada waktu untuk mengumpulkan batu; ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk; ada waktu untuk mencari, ada waktu untuk membiarkan rugi; ada waktu untuk menyimpan, ada waktu untuk membuang; ada waktu untuk merobek, ada waktu untuk menjahit; ada waktu untuk berdiam diri, ada waktu untuk berbicara; ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk membenci; ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai. Apakah untung pekerja dari yang dikerjakannya dengan berjerih payah? Aku telah melihat pekerjaan yang diberikan Allah kepada anak-anak manusia untuk melelahkan dirinya. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka . Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir. Minggu lalu saya mengikuti Seminar Pertumbuhan Gereja yang berlangsung di Kuala Lumpur dan dihadiri oleh banyak pendeta dari berbagai negara. Dalam Seminar tersebut diingatkan tentang dua hal penting yang sering terlupakan, yaitu tentang generasi muda dan tentang disiplin para pelayan Tuhan. Bukan kebetulan jika pada Thanksgiving Conference yang akan diadakan oleh gereja kita tanggal 27-28 November ini juga akan membahas hal yang sama, bahwa kita semua harus mengerti tentang disiplin dan value / nilai. Pada seminar tersebut, ada beberapa orang yang saya lihat tidak serius mengikuti seminar dan ada yang duduk-duduk di luar ruangan. Keadaan ini sangat memprihatinkan. Saya berdoa agar jangan sampai kita kehilangan visi dan kehilangan fokus / tujuan hidup kita. Kita harus mengerti arti hidup ini, pegang terus iman percaya kita. Paulus adalah rasul yang luar biasa dalam memberitakan firman, namun ia berkata bahwa ia berusaha agar jangan sampai ia sendiri ditolak. Petrus juga berkata “jika orang benar hampir-hampir tidak diselamatkan ….” 1 Pet 4 18. Oleh karena itu, “…..betapa suci dan salehnya kamu harus hidup.” 2 Pet 3 11. Mari kita semua belajar untuk disiplin dan belajar menghargai menghargai waktu, menghargai orang lain, menghargai firman, menghargai nilai pengorbanan Yesus bagi hidup kita. Generasi muda harus diajarkan untuk memberi bagi Tuhan sejak dini dan ini adalah tugas kita sebagai para orang tua. Kita semua harus menggunakan waktu kita sebaik-baiknya untuk belajar firman agar kita diperlengkapi dengan firman Tuhan, karena kita semua diutus untuk melakukan misi Tuhan. Matius 28 18 – 20 Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. China yang dahulunya adalah negara komunis dan tertutup bagi Injil, saat ini telah menjadi negara yang mengirimkan missionaries ke seluruh dunia. Jangan sampai kita tertinggal dalam kegerakan Tuhan, ini waktunya untuk menerima visi Tuhan dan melakukan misi-Nya. • Tujuan duniawi di luar Tuhan tidak pernah membawa kebahagiaan uang, kemasyuran, kekuasaan, keberhasilan, hikmat manusia. • Sebuah hidup yang sepenuhnya tunduk dan setia kepada Allah akan membawa sukacita dalam hidup. • Kita masih dapat menikmati hidup walaupun kadang kita mendapat kesukaran. • Semakin dekat kita berjalan bersama dengan Tuhan, maka kita akan semakin menyadari berkat-berkat-Nya dalam hidup kita. Kapan waktunya anak-anak Tuhan maju dan naik ? 1. Sekaranglah waktu perkenanan itu 2 Kor 6 2 – 10 Mari kita semua berupaya agar jangan sampai pelayanan kita dicela, melainkan marilah kita dalam segala hal menunjukkan bahwa kita adalah pelayan Allah, yaitu dalam menahan dengan penuh kesabaran dalam penderitaan, kesesakan, kesukaran, menanggung dera, dalam penjara dan kerusuhan, dalam berjerih payah, dalam berjaga-jaga dan berpuasa, dalam kemurnian hati, pengetahuan, kesabaran, dan kemurahan hati dalam Roh Kudus dan kasih yang tidak munafik, dalam pemberitaan kebenaran dan kekuasaan Allah, ketika dihormati atau dihina, ketika dipuji atau diumpat. 2. Waktunya telah singkat 1 Kor 7 24 – 31 Hendaklah tiap-tiap orang tinggal di hadapan Allah dalam keadaan seperti pada waktu ia dipanggil. Jangan terikat dengan barang-barang duniawi sebab dunia yang kita kenal ini akan berlalu. 3. Bersukacita dan bergembira dalam pelayanan kita PKH 312-13,22 ; PKH 517-19 4. Menikmati berkat yang Tuhan berikan PKH 6 2 Jika kita memiliki harta benda di dunia dan kuasa untuk menikmatinya, itu juga adalah karena kasih karunia dari Tuhan. Salomo adalah seorang raja yang sangat terkenal dengan hikmat dan kekayaannya. Ia memulai tulisannya dalam kitab Amsal dengan “Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan…” Ams 17. Salomo juga menulis kitab Pengkhotbah dan ia mengakhiri kitab ini dengan “ Akhir kata dari segala yang didengar ialah takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya karena ini adalah kewajiban setiap orang Pkh 1213”. Jadi, takut akan Tuhan-lah yang seharusnya memulai dan mengakhiri perjalanan iman kita. Mari kita semua mempergunakan waktu kita hanya untuk mencari satu nama, pergi dan memberitakan satu nama, dan memuliakan hanya satu nama, yaitu nama Yesus. Other posts in Monthly Theme [postlist id=1740] Segala Sesuatu Ada Waktunya 601 PM Khotbah Kristen 1 Comments Pembacaan Firman Yohanes 1135 Tidak ada satupun manusia didunia ini yang tidak pernah menangis. Karena menagis adalah hal yang manusiawi yang dialami oleh semua orang. Orang menangis saat menyembah Tuhan, berdoa, kehilangan seseorang, kecewa, disakiti hatinya ,dll. Yesuspun pernah menangis waktu mendengar Lazarus sakit. Hati-Nya sedih waktu mendengar orang yang dikasihi-Nya sakit. Kedua saudara Lazarus yaitu Maria dan Marta mengirim kabar kepada Yesus,tetapi Yesus tidak segera datang ke tempat mereka. Ia sengaja tinggal 2 hari lagi di tempat, dimana Ia berada Yohanes 116. Hal ini yang membuat Maria dan Marta kecewa sehingga ada persungutan, pengeluhan yang keluar dari mulut mereka bukan ucapan syukur. Mereka berkata “Tuhan sekiranya Engkau disini, saudaraku pasti tidak mati” Yohanes 1121,23.Ada maksud Yesus tidak segera datang mengunjungi mereka karena - Yoh 11 4 Untuk menyatakan kemuliaan Allah kepada Manusia. Menyembuhkan orang sakit merupakan hal yang luar biasa. Tetapi membangkitkan orang mati merupakan mujizat yang melebihi akal manusia tetapi Yesus sanggup melakukannya. - Yoh 1115 Supaya mereka belajar percaya, sungguh-sungguh yakin kepada Tuhan. sumber gambar - Yoh 1123 Agar mereka mengetahui Yesus sanggup membangkitkan orang-orang yang percaya hidup Marta dan Maria kitapun mengalaminya. Kitapun mungkin sudah bergumul puluhan tahun dengan penyakit, masalah ekonomi, dll tetapi belum memperoleh jawaban. Menunggu waktu Tuhan bukanlah hal yang mudah. Seringkali kita tidak sanggup dan tidak kuat untuk menunggu. Tuhan tahu batas kemampuan kita. Ketika kita mengangkat tangan dihadapan Tuhan maka Tuhan akan turun tangan. Seringkali kita komplain, mengeluh bahkan marah kepada Tuhan. Kalau kita belajar percaya kepada Tuhan segala sesuatu ada waktunya. Tuhan akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya. Ia tidak mengulur-gulur waktu untuk menolong kita Lukas 87. Segala sesuatu ada waktunya,ada masanya. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya Penghotbah 311. Karena itu bersikap positiflah. Percaya kepada Tuhan,Dia sanggup menolong kita. Walaupun melewati lembah kekelaman bersama Yesus kita akan diberikan kekuatan. Hidup kita seperti roda berputar kadang diatas, kadang di bawah. Ketika kita ada diatas jangan menjadi sombong atau mengandalkan kekuatan sendiri. Begitupun saat kita berada dibawah jangan mengeluh, ucapkan syukur senatiasa karena segala sesuatu ada waktunya, ada beberapa hal yang harus kita lakukan untuk mendapat pertolongan Tuhan yaitu - Ibrani 615- Menanti dengan sabar janji Tuhan. Seperti halnya Abraham yang sabar menanti janji Tuhan akan keturunannya selama 25 tahun. - Ratapan 326-Menanti dengan diam pertolongan Tuhan dan jangan mengambil jalan pintas pertolongan Tuhan. - Filipi 46-Jangan ada persungutan ucapkanlah syukur. Tuhan tahu kebutuhan, kekuatan kita. Ketika kita belajar menaikkan ucapan syukur kepadanya, kita tidak bersungut menghadapi persoalan maka Tuhan akan menyatakan pertolongan-Nya. Setiap persoalan yang kita alami tidak melampaui kekuatan kita. Sebab Allah setia dan oleh karena itu Dia tidak akan membiarkan kita dicobai melampaui kekuatan kita. Pada waktu kita dicobai Ia akan memberikan kepada kita jalan keluar sehingga kita dapat menanggungnya 1 Korintus 10 13. Biar selalu ada ucapan syukur dalam hidup kita dan percaya kepada-Nya maka Ia akan memberkati, menolong dan memberikan kemenangan kepada kita… Teks dari Kitab Pengkhotbah 31-15 merupakan satu kesatuan perikop yang dibuat oleh ahli Kitab Suci. Di dalamnya termuat nasehat atau kebijaksanaan yang intinya mau mengatakan bahwa "segala sesuatu ada waktunya". Teks ini menggambarkan perkara-perkara yang konkret dan praktis. Di dalamnya mau menekankan bahwa Allah telah mengatur segala sesuatu. Allah menetapkan waktu yang tepat untuk setiap peristiwa. Hal ini mengandaikan manusia mau berserah kepada Allah dan percaya sepenuhnya kepada Allah. Peristiwa yang baik maupun yang buruk merupakan dua hal yang mutlak ada. Hal ini sungguh dimengerti oleh Pengkhotbah. Peristiwa baik dan buruk harus diterima dan dijalani.

ilustrasi tentang segala sesuatu ada waktunya